BERITA
  • 11 Juni 2020
  • 0 Komentar
  • 12 Kali Dilihat
WABUP PRINGSEWU JADI SALAH SATU NARASUMBER DALAM WEBINAR SIMPUL LITERASI PROVINSI LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG - Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung bekerjasama dengan relawan Literasi yaitu  Forum Literasi Lampung (FLL) mengadakan Webinar Simpul Literasi Se-Provinsi Lampung 2020 dengan tema "Being Literasi : Bersama Mewujudkan Lampung Sebagai Provinsi Literasi" melalui fasilitas aplikasi Video Converence Zoom yang terbuka untuk umum serta dapat disaksikan secara live di Facebook dan YouTube resmi UIN Raden Intan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai daerah di Provinsi Lampung, diantaranya Hj. Chusnunia Chalim, M.SI., M.KN., PH.D (Wakil Gubernur Lampung), Dr. H. Fauzi, SE.,M.Kom, Akt, CA,CMA (Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu), Hj. Dewi Handayani, SE.,MM. (Bupati Kabupaten Tanggamus), H. Raden Adipati Surya, SH., M.M (Bupati Kabupaten Way Kanan), Erlina, S.P.,M.H (Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Barat), Dr.H. Dalman, M.Pd (Rektor Universitas Muhammadiyah-Lampung), Agus Riyanto (Anggota KPU Provinsi Lampung), H. Antoni Imam, S.E (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung), H. Gunawan Handoko, S.E (Ketua KMBI - Lampung), DR. Laila Maharani, M.Pd (Dosen UIN Raden Intan Lampung), Ir. H. Akhmadi Sumaryanto (Pengusaha - Lampung), Isbedy Stiawan ZS (Sastrawan-Budayawan Lampung), Dra.Yanti Riswanti, M.Si (Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung), Puji Raharjo, S.Ag., S.S., M.Hum (Tokoh NU - Lampung), M. Khoirul Huda,,M.Pd. (Tokoh Muda Muhammadiyah - Lampung), Yusmalasari,S.Si (Puteri Buku Indonesia Tahun 1996), dan Riya Afrida,S.Pd.,M.M (PNS/Guru SMPN 18 Kabupaten Pesawaran). Menurut panitia, untuk efisensi waktu setiap narasumber diberi kesempatan hanya 5-7 menit untuk menyampaikan program-program yang pernah/ sedang/ akan dilaksanakan dalam Gerakan Literasi.

Acara Webinar dibuka langsung oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. H. Moh  Mukri M.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengatakan kesadaran literasi yang sedang di gelorakan oleh masyarakat Lampung jangan menjadi gerakan yang ditutup-tutupi atau malu-malu lagi, karena literasi sudah ada ajarannya dari zaman Nabi-nabi terdahulu yang dibuktikan dengan Hadist dan Al-Qur’an sebagai bukti bahwa Literasi sangat penting.
 
Wakil Gubernur Lampung, Hj. Chusnunia Chalim, M.SI., M.KN., PH.D dalam sambutannya mengatakan banyak hikmah yang bisa diambil dari adanya Covid-19, selain semua dipaksa untuk beralih ke arah digital, juga memunculkan relawan-relawan untuk saling membantu karena Covid-19 ini menjadi musuh bersama, dimana ketika ada musuh bersama menumbuhkan semangat bersama dan bahu membahu untuk melawan. Ditambahkan olehnya, bahwa literasi selain menciptakan perpustakaan di setiap daerah bahkan sampai ke pelosok desa, tapi juga harus diimbangi dengan budaya mebaca bagi masyarakat dan ini menjadi tanggungjawab kita bersama.

Dalam kesempatan webinar ini, Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., CA., CMA mengatakan bahwa literasi harus ditopang oleh seluruh Kabupaten/Kota, bukan hanya pemerintahnya saja, tetapi juga penggiat literasi dan komponen-komponen yang ada di Kabupaten/ Kota, sehingga akan mudah menciptakan Provinsi Lampung menjadi Provinsi Literasi. Fauzi juga mengingatkan bahwa literasi bukan hanya baca dan tulis, tetapi ada juga literasi keuangan, literasi digital, dan literasi budaya juga ada. (*/diskominfo/atho)